menjadi front end developer

Pernahkah Kamu memperhatikan website semisal Medium dan bagaimana ia dapat menampilkan foto dan data status dari si penulis artikel? Atau semisal website dribbble yang layoutnya dapat tersusun dan tertata rapi meskipun setiap kontennya memiliki ukuran tinggi yang berbeda-beda? Pernahkah Kamu memperhatikan hal semisal itu sambil berkata “kok bisa begitu ya?” atau “kalo aku bisa bikin kayak gitu keren juga” ? Nah, semua hal tersebut dapat dijelaskan dalam satu istilah yaitu frontend development.

Seorang frontend developer menggunakan HTML, CSS dan JavaScript untuk menulis kode website dalam mengimlementasikan desain web yang sebelumnya sudah dibuat oleh web desainer. Bila kita mengamati setiap lowongan pekerjaan terkait frontend development, HTML, CSS dan JavaScript hampir selalu menjadi keahlian wajib bagi calon pelamar. Pada artikel ini, kita akan membahas “Langkah – langkah untuk menjadi frontend developer”. sebagai seorang frontend developer. Kamu dapat memulai mempelajari dan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

HTML dan CSS

Belajar HTML dan CSS adalah materi sangat dasar yang harus dikuasai oleh seorang frontend developer. Tidak bisa tidak. Dan kabar baiknya, kita dapat menguasai HTML dan CSS relatif singkat, dalam beberapa minggu saja. Kamu dapat menemukan banyak sekali konten belajar HTML dan CSS di internet, seperti tutorial intensif yang disajikan oleh w3schools.com dan malasngoding.com maupun video tutorial yang sudah banyak beredar di YouTube.

Dengan memahami HTML dan CSS akan sangat berguna saat membuat halaman web dengan spesifikasi seperti apapun. Seringkali kita akan menemukan desain web yang dibuat oleh web desainer begitu kompleks dengan bentuk-bentuk objek yang sangat beragam. Dan pemahaman yang mendalam akan kamu dapatkan seiring jumlah halaman web yang sudah kamu buat.

Berlatih dan membangun sesuatu

Latihlah dirimu untuk membangun suatu landing page (halaman website). Tantanglah dirimu sendiri untuk membuat suatu landing page, dengan berlatih dan membangun tantanganmu sendiri, kamu akan terbiasa dengan elemen-elemen untuk membangun suatu tampilan website.

Belajar JavaScript

Dengan menggunakan JavaScript di halaman website yang nantinya kamu buat, maka halaman website kamu lebih fungsional dan dinamis lagi. JavaScript hampir tidak dapat terpisahkan dengan kawannya HTML dan CSS. JavaScript-lah yang membuat sebuah halaman web menjadi lebih dinamis. Berbeda dengan HTML yang berupa markup atau struktur halaman dan CSS yang berfungsi sebagai pengatur gaya pada halaman web, JavaScript adalah bahasa pemrograman yang berguna untuk mengatur logika dan menambahkan lebih banyak lagi fungsionalitas pada sebuah halaman web.

Membaca dan mencari tahu

Keterampilan membaca dan mencari tahu sangat memengaruhi proses kamu untuk menjadi Frontend developer yang hebat. Dengan banyak membaca dan mencari tahu terkait tentang Frontend itu akan mempermudah proses belajarmu dalam membuat suatu website.

Memilih Framework

Cobalah beberapa Framework yang ada. Seperti  React, Angular, Vue, Bootstrap, Materialize, etc. Tidak perlu belajar semuanya, kamu hanya perlu cari tahu penggunaannya dan pilih Framework terbaik kamu.

Ada banyak langkah-langkah untuk menjadi seorang Frontend developer, dan ini adalah langkah awal.

Jadi, Mulai aja dulu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *