Jepang pertama kalinya memiliki superkomputer didunia, Superkomputer itu bernama Fugaku yang di nobatkan sebagai komputer tercepat oleh Top 500 pada Senin 22 Juni 2020. Keberhasilan Fugaku yang  yang di kembangkan oleh ilmuan Fujitsu dan Riken institut yang menghentikan dominasi Cina dan Amerika dalam pengembangan superkomputer sebelas tahun terakhir. Fugaku menempati peringkat pertama  superkomputer di dunia setelah berhasil mengalahkan Summit Superkomputer buatan IBM ( International Business Machines).

Fugaku mampu menjalankan lebih dari 415.000 Triliun Kalkulasi/detik, 2.8 kali lebih cepat dari Summit yang telah 4 kali mendapat gelar sebagai superkomputer tercepat didunia. Namun yang paling istimewa adalah komponen yang menjadi otaknya bukan CPU Power9 bikinan IBM atau malah prosesor rancangan Intel dan AMD, melainkan system-on-a-chip (SoC) 48-core besutan Fujitsu, merupakan pertama kalinya sebuah superkomputer yang ditenagai prosesor ARM ditetapkan sebagai yang tercepat. ARM sejatinya menyimpan potensi yang sangat besar di bidang komputasi, dan jika dalam konteks superkomputer , performanya dapat betul-betul dimaksimalkan tanpa harus memperhatikan faktor seperti konsumsi daya. Fugaku  membuktikan ARM tidak kalah perkasa dibandingkan x86 atau arsitektur prosesor lainnya.

Tentunya Fugaku tidak mengemas satu saja chipset bikinan Fujitsu tersebut, Tetapi sebanyak 158.976 unit yang menghabiskan biaya sebesar $ 1 miliar dan waktu pengembangan selama 6 tahun. Dipadukan semuanya, Fugaku mencatatkan performa komputasi yang diproteksi 415,5 petaflop. Fugaku yang dapat meraih keberhasilan ini tanpa kartu grafis khusus yang dirancang untuk mendongkrak aplikasi komputasi berbasis AI, Meski begitu Fugaku telah digunakan untuk membantu berbagai proses penelitian tentang COVID-19.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *