Assalamualaikum wr. wb. dan selamat berbahagia kawan.                                                Kali ini kami kembali dengan artikel yang akan membantu teman-teman dalam menghadapi masalah pada laptop. Langsung saja !!!

Beberapa penyebab yang dapat membuat harddisk internal atau eksternal tidak terbaca atau tidak mampu melakukan read write dengan baik ini disebabkan oleh adanya bad sector, kerusakan fisik, atau crash file. Jika terjadi crash file ini biasanya karena pada saat melakukan copy paste data itu belum selesai tetapi handheld telah dicabut, pada saat install aplikasi dari harddisk bermasalah dan install berhenti ditengah jalan, terkena virus, dll. Lalu, kesimpulan terakhir adalah karena adanya bad sector yaitu ada suatu skema recording proses yang gagal sehingga tidak tersimpan dengan baik alamat di masing-masing head daripada harddisk. Hard disk yang mengalami atau memiliki bad sector adalah ketika salah satu cluster pada hard disk terbaca rusak. Sector tersebut tidak memberi respon ketika dibaca oleh head hard disk.

Masalah pada hard disk yang tidak terbaca sebenarnya ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Penyebab yang paling parah adalah terjadi kerusakan pada komponen hard disk.                                                                                                                        Jika hard disk komputer Anda tidak terbaca, coba lakukan terlebih dahulu hal berikut ini.
1. Cek kabel power hard disk.
2. Cek kabel data hard disk.
3. Masuk ke BIOS dan cek apakah hard disk terbaca di BIOS atau tidak. Kalau hard disk tidak terbaca di BIOS maka masalah besar telah terjadi.

Permasalahan hard disk tidak terbaca biasanya disebabkan oleh hard disk yang bad sector dan untuk mengatasinya ada beberapa cara dan variasi percobaan yang harus disesuaikan dengan merk hard disk.

  • Untuk penangan awal bisa gunakan perintah format C: (sesuaikan dengan drive yang akan diformat).
  • Cara Kedua bisa dengan menggunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat hard disk.
  • Jika masih gagal coba lagi cara Low Level Format Zero File.
  • Jika masih nihil, bisa dengan melakukan pemotongan sector hardisk yang rusak dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.

Memperbaiki Hard Drive dengan Check Disk

  • Jika muncul kotak dialog yang mengindikasikan bahwa drive Anda itu perlu diformat, klik “No”, ini sangat krusial, Jika sampai Anda terlanjur klik “Yes”, maka selesailah sudah data Anda akan hilang. Nanti akan sulit lagi, dan kalaupun berhasil, akan banyak data yang gagal atau corrupt.
  • Klik ‘Start’, pilih ‘My Computer’ atau ikon ‘Computer’. akan muncul drive dari hard disk yang baru Anda colokkan tadi. Klik kanan pada drive-mu, pilih ‘Properties’. Jika ternyata tidak terbaca atau tidak mucul hard disk Anda, lompat ke langkah ke 5.
  • Akan muncul window yang menampilkan propertinya. Klik pada tab ‘Tools’
  • Pilih ‘Check Now’ di bawah ‘Error Checking’ untuk mulai melakukan pemeriksaan error pada hard disk Anda. Centang pada window pop-up yang berisi pertanyaan apakah Anda ingin Windows membetulkan error yang ditemukan. Centang juga pada kotak yang berisi ‘Scan for and attempt recovery of bad sectors’. Klik ‘Start’. Jika kemudian Windows memberitahu bahwa hard disk tidak terbaca dan perlu di format, klik ‘No’.
  • Jika langkah-langkah tadi gagal juga, sekarang kita coba pakai command prompt. Klik ‘Start>>Run>>CMD’ atau ketik saja ‘CMD’ setelah klik ‘Start’.
  • Akan muncul window dari Command Prompt
  • Sekarang ketikkan nama dari drive kita yang rusak tadi dengan menambahkan tanda titik dua. Jadi misalnya hard disk yang rusak tadi ada di drive F, maka ketikkan ‘F:’ lalu tekan Enter. Karena hard disk itu rusak, maka biasanya akan muncul peringatan ‘The System Cannot Find the Drive Specified.’
  • Selanjutnya langkah terakhir, ini adalah bagian langkah kuncinya. Ketikkan ‘chkdsk’ di command prompt, tunggu beberapa saat sampai selesai proses deteksi error hard disknya. Biasanya cepat tergantung banyaknya data simpanan yang pernah diproses pada hard disk. Jika error-nya ditemukan, Windows akan menawarkan pilihan untuk memperbaikinya. Pilih ‘Yes’.
  • Selesai

Memperbaiki Harddisk dengan Update Driver

  • Masuk ke Device Manager. Caranya klik Start, lalu pada bagian Computer anda lakukan klik kanan pilih Properties. Atau bisa juga melalui Control Panel. Umumnya device Manager dapat dengan mudah ditemukan apabila dicari.
  • Pada bagian disk drive seperti gambar diatas, terdapat 2 buah harddisk yang satu adalah yang digunakan dan yang satu lagi harddisk eksternal kita. Pada bagian merk hard disk eksternal tersebut, klik kanan dan pilih “Uninstall”.
  • Setelah anda Uninstall drivernya silahkan cabut hard drive anda lalu colokkan kembali ke komputer / laptop.
  • Lalu setelah ditancapkan tunggu hingga proses pembacaan driver default selesai, sama seperti langkah awal lalu klik Update Driver bukan Uninstall.
  • Maka driver hard drive anda sudah diupdate.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY