Assalamualaikum wr. wb. dan salam berbahagia untuk para pembaca sekalian.                Kemarin kami mendapatkan masalah baru tentang laptop yang menggunakan penyimpanan Solid State Drive. Sistem operasi tidak mendeteksi SSD. Nah penasaran bagaimana penyelesaiannya. Lets Read

Pada SSD Samsung 850 EVO 250GB yang dipasangkan pada laptop ASUS. Jadi di BIOS sudah benar terdeteksi adanya SSD ini tapi saat ingin install Windows 10 malah tidak muncul sebagai lokasi instalasi.
Solusi yang bisa dicoba untuk memperbaikinya. Untuk masalah yang kami alami ini agak yakin disebabkan Windowsnya yang tidak mengenali partisi di SSDnya. Dan mestinya memang masih kosong.

Untuk langkah pertama adalah solusi paling mudah, coba ganti mode koneksi SATA dari IDE/ATA ke AHCI atau sebaliknya. Ini settingnya perlu masuk ke BIOS dulu.

Nah, solusi inilah yang berhasil mengatasi masalah SSD tidak dikenali Windows. Yang dibutuhkan adalah komputer lain dan pasangkan SSDnya disana. Kalau sudah dikenali maka silahkan buat partisi baru menggunakan Disk Management.

Setelah itu kembalikan ke laptopnya dan mestinya akan dikenali oleh installer Windowsnya, tinggal diformat ulang saja setelahnya. Ini disebabkan informasi partisi yang korup. Kalau ada konverter/adapter USB to SATA maka bisa digunakan juga.

Ini masih berhubungan dengan cara diatas. Bedanya coba pakai Linux, ini sistem operasi dengan deteksi hardware terbaik. Solusinya sama, silahkan partisi dulu. Tidak harus install Linux aslinya, pakai LiveCD/LiveUSB. Nanti partisinya bisa pakai aplikasi gParted.

Masih gagal? Coba cek apakah ada update BIOS untuk motherboard atau laptopnya. Kadang memang perlu ada perbaikan deteksi hardware pada ROM BIOSnya. Ini kami letakkan terakhir walaupun sekarang cara flash BIOS itu mudah dan cepat karena ada resiko bila salah akan ngebrick. Jadi hati – hati saja.


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/kedaiori/public_html/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 405

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY